Memilih Arsitek Handal Untuk Rumah

Mendapatkan seorang arsitek yang handal untuk rumah idaman anda itu tidak sama dengan cara memilih jasa rental mobil murah di Malang yang bila dapat yang bagus bisa disukuri dan bila dapat zonk bisa memilih yang lain. Mendesain rumah idaman tidaklah sama dengan menyewa kendaraan. Selain biaya yang besar, juga rumah idaman adalah sebuah tempat yang akan kita tempat untuk selama-lamanya.

Ada banyak hal yang patut diperhatikan ketika kita akan memilih desainer atau arsitek untuk rumah idaman kita, salah satunya adalah Portofolio. Kita bisa mengetahui seorang arsitek itu handal atau tidak dengan melihat desain yang telah dia kerjakan atau portofolio. Semakin oke arsitek yang akan kita pakai, makan kualitas maupun kuantitas dari portofolionya akan semakin banyak. Dari beragam desain yang telah dia lakukan, anda dapat pula melihat apakah ada kecocokan dengan selera anda. Apabila ternyata dari portofolio yang ada hanya sedikit pilihan desain rumah yang dibuat dan anda melihat banyak hasil pekerjaannya berupa desain kantor atau restoran, besar kemungkinan arsitek ini kurang cocok dengan anda.

memilih-arsitek-handalHal berikutnya adalah chemistry. Cobalah temui langsung arsitek yang akan anda sewa, dan lihat seperti apa kepribadiannya. Apakah arsitek ini orang yang gercep atau pendiam? Apakah dia suka bercanda atau terlalu serius? Apakah mereka penuh imajinasi yang kaya dan mimpi atau tenang? Pilihlah arsitek yang memang cocok dengan kepribadian anda. Dengan terjalainnya chemistry yang baik dengan arsitek anda, makan komunikasi akan terjalin baik dan hasilnya, arsitek akan memahami desain seperti apa yang cocok dengan anda.

Berikutnya adalah anda perlu masukan dari pihak ketiga. Coba tanyakan kepada klien-klien yang pernah memakai jasa arsitek yang anda incar. Bila klien-klien ini merasa puas dengan kerja sama yang mereka lakukan bersama sang arsitek, maka mereka akan menceritakan hal-hal yang positif dari si arsitek tersebut. Hal ini bisa mengungkapkan bagaimana proses yang terjadi dari awal sampai akhir dan pada proses mana ada kelemahan. Setelah melakukan pembicaraan dengan para klien ini, tinggal kembali anda pikirkan, apakah kelemahan-kelamahan itu bisa anda toleransi atau tidak.

Setelah anda melakukan semua hal di atas, belum tentu juga sang arsitek ini cocok dengan anda. Yang paling akhir adalah coba teliti bagaimana cara kerja sang arsitek? Termasuk mengenai data yang dibutuhkan dari klien seperti apa, berapa lama pengerjaan, deadline, termasuk cara pembayaran. Jangan malu untuk menanyakan berapa fee untuk setiap tahapan.

Jangan ragu untuk menyampaikan semua ganjalan-ganjalan yang ada. Dengan terjalinnya kepercayaan dari awal, maka anda akan menikmati proses memiliki rumah idaman anda sedari awal.